Cara Agar Anak Pintar Calistung- Sebagai orang tua pastinya menginginkan anaknya pandai dalam membaca, menulis, dan berhitung (
Calistung), akan tetapi untuk bisa pandai dibutuhkan proses pembelajaran yang harus dilakukan dengan konsisten dan pastinya memakan waktu tidak sedikit. Tidak ada salahnya jika
anak di usia 3 tahun sudah dapat membaca atau mengenal berbagai warna, ingat semua itu tidak ada yang instan dan pastinya butuh proses, dukungan dari kedua orang tua serta lingkungan.
Dan sudah sewajarnya orang tua selalu mengharapkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk dalam hal pendidikan. Sebelum memulai untuk mengajarkan anak untuk membaca, menulis ataupun berhitung. Tentunya sebagai orang tua terlebih dahulu mencermati sejauh mana perkembangan dan minat anak anda. Bagi anak-anak terutama dalam masa balita memiliki kecenderungan untuk tertarik pada pengeksplorasian diri terhadap segala sesuatu yang menarik perhatiannya seperti mainan yang berwana cerah ataupun lingkungan sekitar yang sekiranya menarik.
Kesempatan Calistung Anak Tergantung Peran Orang Tua.
Sebagai orang tua harus pandai-pandai mengambil moment yang tepat untuk memulai mengajarkan calistung kepada anak, kesempatan yang akan didapat seorang anak tergantung peran orang tua sejauh mana perhatian terhadap anak. Kebanyakkan orang tua mewujudkannya dengan menyekolahkan anaknya di sekolah terbaik mulai dari TK atau bahkan PAUD, dari hal tersebut banyak orang tua beranggapan bahwa dengan menyekolahkan anaknya di TK atau PAUD favorit maka sianak akan lebih cepat pandai membaca dan berhitung.
Bagi orang tua keterampilan anak dalam membaca dan berhitung bisa jadi sebuah prestasi yang membanggakan dan layak di ceritakan kepada kerabat atau teman relasi serta menjadi dasar yang baik untuk pendidikan anak dijenjang selanjutnya. Dari hal tersebut maka orang tua akan kawatir anaknya belum dapat membaca dan berhitung maka orang tuapun memaksakan anaknya untuk mengikuti kelas privat, dari paksaan itulah si anak akan menjadi stres karena sudah banyak tekanan yang dihadapinya.
Menurut Jean Piaget, sebagai rujukkan kurikulum TK mengatakan bahwa pelajaran membaca, menulis, dan berhitung secara tidak langsung dilarang untuk diperkenalkan pada anak-anak dibawah usia 7 tahun.
Tips Agar Anak Pintar Calistung
1. Membaca
Pada masa keemasan anak (the golden age) akan lebih mudah membaca dengan cara mengenalkan bentuk-bentuk dan gambar, dimana usia 3-5 tahun sudah memiliki keterampilan mengetahui gambar dan simbol. Cara tersebut untuk memancing minatnya, silakan anda membeli buku yang bergambar dengan warna-warni yang menarik perhatian si anak. Apabila anak sudah asik dengan gambar serta tahu akan bentuk dan warna gambar secara berlahan anak diperkenalkan berbagai bentuk-bentuk yang lain dan jangan dipaksakan untuk membaca.
pada usia 5-7 tahun kemampuan motorik anak akan berkembang dengan sangat cepat dan pada tahun ini si anak diajarkan cara membaca pola dan bentuk yang rumit, seperti anak diajarkan untuk mencari tahu kegunaan benda, cara menggunakannya, anak disuruh membolak-balikkan buku secara mandiri untuk meilihat gambar dan bentuk beserta fungsinya.
2. Menulis
Pada usia 4-5 tahun silakan anda perkenalkan anak dalam tulis menulis, tentunya hal pertama yang harus anda lakukan adalah dengan mengajarkan bagaimana memegang pensil dengan baik dan berilah contoh-contoh sederhana dalam mengenalkan tulisan agar anak juga mengikuti gerakkan yang dilakukan orang tua. Kesabaran dalam mengajarkan anak menulis adalah kunci agar anak terus tertarik apa yang sedang dilakukan, berikan pelajaran yang tidak monoton, selingi belajar dengan menyanyi, bermain-main yang membuat anak tertarik.
3. Berhitung
Setelah mengenalkan bentuk-bentuk dan warna silakan anda selingi dengan memperkenalkan cara berhitung, berilah contoh yang menarik pada saat makan apel maka diselingi dengan menyebutkan warna lalu anak disuruh untuk menghitung ada berapa apel dan yang pastinya dimulai dari orang tua dulu lalu diikuti anak.
Jangan pernah memaksakan anak untuk calistung!, buat suasana menyenangkan dan jangan samapai terlalu serius, lakukan dengan cara konsisten.
Silakaan anda lakukan dengan cara mengenalkan tubuh pada anak seperti tangan, kaki, mata, hidung, jari dan lain-lain. Setelah anak mengenal berbagai tubuh maka silakan anda mulailah mengajarkan konsep berhitung dengan menggunakan bantuan jemari anak, beri pelajaran berhitung 1 hingga 10 seperti yang ada pada jari si anak.
ingat! kuncinya adalah kesabaran.